Add to Technorati Favorites

Senin, 11 April 2011

Jenis-Jenis Sifat Buruk


Baca Amsal 26.

Beberapa jenis sifat yang jangan kita miliki, atau kita akan hancur! , yaitu:

1. Orang bebal

Suka menyalahkan orang lain. Senang mencari alasan untuk membenarkan diri. Suka memutar balik fakta. Suka menjudgment/sembaragan menilai orang lain. Mendengarkan firman tetapi kehidupannya tidak berubah. Bebal juga sama dengan bodoh atau suka jahil. Ia tidak suka di beritahu, baginya ia adalah yang paling benar! Ia suka mengulangi kesalahannya / bodoh.

Akibatnya ia cenderung di hindari orang-orang, karena menyebalkan. "Seperti salju di musim panas dan hujan pada waktu panen, demikian kehormatan tidak layak bagi orang bebal. Amsal 26:1". Sebenarnya orang seperti ini sangat kasihan.

2. Orang yang menganggap dirinya bijak.

Orang ini lebih parah dibandingkan orang bebal. Orang ini sulit di beritahu. Suka 'sok tahu'. Biasanya malas untuk belajar. Seperti tong kosong nyaring bunyinya, begitulah peribahasa yang tepat untuk orang ini. Ia memiliki sifat-sifat orang bebal. Ia merasa paling pintar, sehingga sia-sia lah memberinya nasihat, ia suka menganggap rendah orang lain.

Akibatnya ia di jauhi orang lain. Ia tidak di senangi.

3. Si Pemalas

Orang ini juga suka menganggap dirinya bijak. Ia senang mencari-cari alasan untuk menghindar dari pekerjaan. Ia senang tidur hingga tidak tahu waktu. Ia lebih senang tidur dari pada melakukan kewajibannya. Orang ini cenderung pasif, lamban. Lebih parahnya orang seperti ini lebih parah di banding dengan orang bebal dan orang yang menganggap dirinya bijak. Jika di berikan suatu pekerjaan ia cenderung menunda-nunda. Ia malas berusaha. Sering berpikir negatif dan suram.

Akibatnya ia tidak akan pernah berhasil dalam kehidupannya, ia hanya akan berjalan berputar-putar setiap hari, seperti pintu berputar pada engsel nya.

4. Si Pembenci

Ia senang berpura-pura baik, padahal ia menyimpan banyak rencana kejahatan. "berpura-pura dengan bibirnya, tetapi di dalam hatinya di kandungnya tipu daya. Amsal 26:24". Orang ini cenderung sensitif dan mudah tersinggung. Ia sulit untuk melupakan sakit hatinya. Ia sering memikirkan atau membayangkan orang yang ia benci mendapat celaka. Ia memiliki moto gigi ganti mulut, jari ganti tangan, alias pembalasan 7x lipat lebih sakit.

Akibatnya ia sulit untuk bergaul. Ia cenderung menghindar. Ia tidak akan pernah bahagia dalam hidupnya. Menjadi sangat negatif dan kritis.






Banyak di antara kita memiliki karakter seperti di atas walaupun tidak banyak. Mungkin sangat sulit untuk mengampuni, untuk berubah. Berubah memang tidak terjadi dalam sehari. So, jangan menyerah dengan sifat-sifat itu jika kita sadar kita memilikinya. Terkadang kita tahu bahwa jika kita dendam itu dosa, tetapi apa daya kita dendam juga. Terkadang kita tahu jika kita berkata yang negatif/perkataan yang tidak membangun itu dosa, tetapi apa daya kita melakukannya juga. Sangat tragis.

Apa yang harus kita lakukan?

Sekarang berdoalah, minta pengampunan pada Tuhan, dan ingat mulai belajar untuk menjadi lebih bijak, jangan terpancing dengan pikiran-pikiran yang mengarahkan kita pada sikap-sikap di atas.

Tuhan Yesus, aku sadar bahwa aku selama ini sudah salah dalam bersikap. Tuhan, ampuni aku. Tuhan, tolong aku untuk berubah menjadi lebih baik, aku tidak sanggup untuk ini, tetapi aku tahu bahwa engkau yang akan bekerja di dalam aku. Engkau yang akan selalu mengingatkan aku untuk menjadi orang yang sopan, penuh hormat, ramah dan bijak. Sekarang juga aku mengampuni orang yang selama ini aku benci, aku serahkan semuanya kepadaMu. Mulai hari ini, besok dan seterusnya, tuntun aku dalam kehidupan ini, dalam Nama Yesus aku berdoa, amin.

GBU..

Rabu, 09 Februari 2011

Everyday Answers

Got Problems? Make a Trade with God

by: Joyce Meyer


Did you know that God wants to make a trade with you? He has a standing offer every minute of every day, and it's amazing how few of us actually take Him up on it. He wants you to give Him all your cares, problems and failures. In return, He'll give you His peace and joy. On top of that, He promises to protect and take care of you.

Let Go of Your Worry...
God really does want to take care of us, but in order to let Him, we've got to stop trying to take care of ourselves and worrying about every little thing we can't control. Many people would like for God to take care of them, but they insist on worrying or trying to figure out an answer on their own instead of waiting for His direction. They wallow around in puddles of their own worry, wondering why God doesn’t give them peace. God will give us peace, but we must first give Him our worries.

We give God our worries by trusting that He can and will take care of us. By trusting God, we're able to rest in Him, knowing that He has the situation well under control. Worry, on the other hand, is the opposite of trust. Worry steals our peace, wears us out physically, and can even make us sick. If we're worrying, we're not fully trusting God, and we'll never be able to experience His peace.

...and Pick Up God’s Peace!
What a great trade! We give God our worry, and He gives us His peace. We give Him all our cares and concerns, and He gives us His protection, stability and joy. That's the privilege of being cared for by Him.

Because He cares for us, He wants us to live in peace and not be all tied up in knots of worry. He has ways of guiding us toward peace if we're alert enough to sense His direction.

Read the Signs
Imagine that you're driving down a road. Along the way, there are signs that provide direction or give warning. If you pay attention to the signs and follow their instructions, you will safely reach your destination.

In the same way, on the road of life there are spiritual signs along the way. In order to stay under God's protection, you must obey these signs that tell you to trust Him and not worry. Don't be afraid; have courage. If you'll pay attention to these signs, you'll find it's easy to stay on course. You'll experience the protection, peace and joy that only God can provide.

However, if you fail to heed the signs, you may notice that the road seems a little bumpier than usual, and you aren't as confident in your ability as you once were. You may become anxious about the unknown things waiting around the corner, and even veer off the road.

Focus on Today
Anxiety is like putting on a heavy coat on a hot summer day. It weighs you down. It’s difficult to move and stifling to wear. According to Webster's Dictionary, anxiety is "a state of being uneasy, apprehensive or worried..." Sometimes this uneasiness is really vague—something we just can't put our finger on. All we know is that we're uneasy.

You and I don't need to be anxious about tomorrow when we have all we can handle today. Even if we manage to solve all our problems today, we'll just have more to deal with tomorrow...and more the next day.

Why waste time worrying when it's not going to solve anything? Why be anxious about yesterday, which is gone, or tomorrow, which hasn't arrived yet? Trade in your worries today for God's peace.

Resource: Joyce Meyer Ministries

Kamis, 25 November 2010

Ampunilah Demi Anda Sendiri

bacaan : Mazmur 32:1-11

Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi. (Amsal 28:13)

Beberapa dekade yang lalu, beberapa perusahaan di AS, yang diberikan wewenang oleh pemerintah AS, berusaha menguburkan produk-produk sampah beracun di dalam tanah. Mereka mengisi wadah-wadah logam besar dengan sampah kimia dan produk" lain yang dapat membahayakan nyawa, menutup drum"nya rapat-rapat, dan menguburkannya jauh di dalam tanah. Mereka mengira bahwa itulah akhirnya. Tetapi, dalam waktu singkat, banyak wadah tersebut mulai bocor dan sampah beracun itu mulai merembes ke permukaan membunuh tanaman dan merusak persediaan air. Orang" harus pindah dari rumah mereka. Apakah yang salah? mereka berusaha menguburkan sesuatu yang terlalu beracun. Mereka tidak menyadari bahwa materi-materi yang mereka berusaha kuburkan itu begitu kuat sehingga itu terlalu beracun untuk wadah" itu dapat menampungnya. mereka tidak membayangkan bahwa suatu hari nanti perusak" itu akan muncul ke permukaan, dan mereka akan wajib menangani masalah itu sekali lagi. Tetapi kali ini, materi" beracun itu telah tersebar, dan jauh lebih sukar untuk ditangani. Jika mereka membuangnya dengan tepat dahulu, mereka tidak akan mendapatkan masalah mengerikan itu.

Hal yang sama terjadi pada kita. saat seseorang menyakiti kita, seseorang salah memperlakukan kita, daripada melepaskannya dan mempercayai Tuhan memperbaikinya bagi kita, kita menguburkannya jauh dalam diri kita. Kita berusaha memelihara ketidak adanya pengampunan, kebencian, kemarahan, dan tanggapan" menghancurkan ke dalam wadah" "anti-bocor" kita. Kita menutup penutupnya rapat-rapat, tetapi sayangnya, tepat seperti sampah beracun itu cenderung muncul ke permukaan, suatu hari hal2 yang telah anda masukan ke dalam pikiran bawah sadar anda atau kuburkan jauh dalam lubuk hati anda akan muncul ke permukaan dan mulai mencemarkan kehidupan anda. Kita tidak dapat hidup dengan racun dalam diri kita dan tidak mengharapkannya untuk akhirnya membahayakan kita.

Pengampunan adalah kunci untuk lepas dari kepahitan. Ampunilah orang lain yang menyakiti anda. Ampunilah atasan yang memperlakukan anda tidak benar. Ampunilah sahabat yang mengkhianati anda. Ampunilah orang tua yang salah memperlakukan anda saat anda masih kecil. Jangan biarkan akar kepahitan tumbuh semakin dalam dan terus menerus merusak kehidupan anda.

Seperti apakah rupa sampah beracun ini dalam kehidupan kita? bagi beberapa orang, racun itu merembes keluar sebagai kemarahan. Dalam diri orang lain baunya seperti depresi. Bagi orang lain lagi, bau busuknya harga diri yang rendah. Racun itu dapat muncul dalam banyak cara, kadang-kadang melakukan perusakan bahkan sebelum kita menyadarinya telah muncul lagi.

Anda dapat memperoleh keberhasilan dari luar, tetapi ada kepahitan dalam diri anda. Itu akan merusak dan menodai setiap kemenangan. Anda harus menangani yang di dalam dahulu, kemudian anda dapat benar2 bahagia. Kemudian anda dapat mengalami pengalaman kemenangan sejati, tidak ternodai dan murni dalam kehidupan anda.

Anda mungkin berpikir, "Joel, aku tidak dapat melakukannya. Itu terlalu sulit . Aku tidak bisa mengampuni. Mereka terlalu menyakitiku."

Tunggu sebentar! Anda mengampuni bukan demi mereka, Anda mengampuni demi Anda sendiri. Anda mengampuni supaya racun itu tidak terus merusak kehidupan anda. Jika seseorang telah melakukan hal yang sangat salah terhadap Anda, jangan izinkan mereka terus menyakiti Anda dengan bergantung terus padanya. Anda sama sekali tidak sedang menyakiti mereka. Anda hanya menyakiti diri anda sendiri.

DOA:
Bapa, aku tahu bahwa saat aku mengampuni orang-orang yang menyakiti aku, itu menyenangkan-Mu. Tolong aku untuk menyadari bahwa mengampuni orang lain merupakan keinginanku yang utama. Amin.

GbU..

Sumber:Joel osteen

Selasa, 09 Maret 2010

Kisah 3 Pohon

"Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri" (Ams. 3:5) "


Kisah 3 pohon
Memang benar kita semua punya mimpi-mimpi yang hancur dan Allah tetapberdiri di atas mimpi-mimpi kita yang hancur karena Dia memiliki mimpiyang lebih baik, lebih tinggi, lebih agung bagi kita...
Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari, ketiganya salingmenceritakan mengenai harapan dan impian mereka..
Pohon pertama berkata: "Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Akuakan diisi emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang akanmengagumi keindahannya" .
Kemudian pohon kedua berkata: "Suatu hari kelak aku akan menjadi sebuahkapal yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujungdunia. Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa amanberada dekat denganku".
Lalu giliran pohon ketiga yang menyampaikan impiannya: "Aku ingin tumbuhmenjadi pohon yang tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang akanmemandangku dan berpikir betapa aku begitu dekat untuk menggapai surgadan TUHAN. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa danorang-orang akan mengingatku" .
Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebangpohon datang dan menebang ketiga pohon itu...
Pohon pertama dibawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab ia tahubahwa ia akan dibuat menjadi peti harta karun.Tetapi...doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu membuatnyamenjadi kotak tempat menaruh makanan ternak. Ia hanya diletakkan dikandang dan setiap hari diisi dengan jerami.
Pohon kedua dibawa ke galangan kapal. Ia berpikir bahwa doanya menjadikenyataan. Tetapi... ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahunelayan yang sangat kecil. Impiannya menjadi kapal besar untukmengangkut raja-raja telah berakhir.
Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkanteronggok dalam gelap.
Tahun demi tahun berganti..., dan ketiga pohon itu telah melupakanimpiannya masing-masing.
Kemudian suatu hari...Sepasang suami istri tiba di kandang.Sang istri melahirkan dan meletakkan bayinya di kotak tempat makananternak yang dibuat dari pohon pertama.Orang-orang datang dan menyembah bayi itu.Akhirnya pohon pertama sadar bahwa di dalamnya telah diletakkan hartaterbesar sepanjang masa.
Bertahun-tahun kemudian...Sekelompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan yang dibuat dari pohonkedua. Di tengah danau, badai besar datang dan pohon kedua berfikirbahwa ia tidak cukup kuat untuk melindungi orang-orang di dalamnya.Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata kepada badai:"Diam!!!" Tenanglah". Dan badai itupun berhenti.Ketika itu tahulah bahwa ia telah mengangkut Raja di atas segala raja.
Akhirnya...Seseorang datang dan mengambil pohon ketiga..Ia dipikul sepanjang jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yangmemikulnya.. Laki-laki itu kemudian dipakukan di kayu ini dan mati dipuncak bukit. Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian dekat denganTUHAN, karena YESUSlah yang disalibkan padanya...
KETIKA KEADAAN TIDAK SEPERTI YANG ENGKAU INGINKAN, KETAHUILAH BAHWATUHAN MEMILIKI RENCANA UNTUKMU.JIKA ENGKAU PERCAYA PADA-NYA, IA AKAN MEMBERIMU BERKAT-BERKAT BESAR.KETIGA POHON MENDAPATKAN APA YANG MEREKA INGINKAN, TETAPI TIDAK DENGANCARA YANG SEPERTI MEREKA BAYANGKAN.BEGITU JUGA DENGAN KITA, KITA TIDAK SELALU TAHU APA RENCANA TUHAN BAGIKITA.KITA HANYA TAHU BAHWA JALAN-NYA BUKANLAH JALAN KITA, TETAPI JALAN-NYAADALAH YANG TERBAIK BAGI KITA, SELAMANYA...
TUHAN MEMBERKATI.

Sumber: http://www.facebook.com/note.php?note_id=236710395318

Percaya dan Taat !

Teman-teman kita semua pasti ingin memiliki hidup yang bahagia bukan? kita ingin menikmati hidup kita secara maksimal, kita ingin menikmati damai sejahtera yang dari bapa surgawi, nah bagaimana caranya?

Kuncinya sebenarnya yaitu percaya dan taat!. Sebelumnya apakah teman-teman tahu bahwa si iblis selalu menghalangi kita dalam hubungan kita dengan bapa?, iblis selalu mendustai kita dengan kebohongan-kebohongan-nya agar kita tidak bisa percaya dan taat kepada tuhan. Salah satu senjata iblis adalah membuat kita bimbang dan ragu kepada-Nya.

Kebimbangan menyebabkan seseorang ragu-ragu antara dua pendapat, sedangkan ketidakpercayaan menuntun pada ketidaktaatan.

Teman-teman pasti tahu cerita tentang Abraham yang dijanjikan Tuhan bahwa akan mendapatkan seorang anak dari darah dagingnya sendiri di usianya yang sudah lanjut dan istrinya pun sudah pada usia yang lanjut, sehingga sangat sulit di percaya untuk dapat melahirkan. Tetapi Abraham tetap percaya dan tidak ragu-ragu walaupun harus menunggu hingga puluhan tahun dari janji yang sudah di berikan Tuhan.

Roma 4:18-21
Sebab sekali pun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya dan percaya bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa menurut yang telah di firmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturuanmu."
Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya kira-kira ratusan tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.
Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia di perkuat dengan imannya dan ia memuliakan Allah,
dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.

Abraham tidak ada dasar apa pun untuk berharap tetapi Abraham berharap juga ia tahu bahwa Tuhan selalu menepati janji-janjinya.

Sering kali kita merasa ragu kepada Tuhan, dengan pikiran duniawi kita, kita selalu bertanya "apakah itu mungkin Tuhan?"

Tetapi Tuhan mengatakan bahwa rencana Ku bukanlah rencana mu, inilah senjata untuk melawan ketidakpercayaan dan kebimbangan, percayalah kepada Tuhan dan jangan bersandar kepada pengertian mu sendiri.

"Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri" (Ams. 3:5) ".

Senin, 08 Februari 2010

I Trust You God!

Kita semua patut percaya dengan adanya Dia yaitu Tuhan Yesus. Sang pencipta langit bumi. Saya selalu belajar untuk mempercayai Tuhan dalam setiap pekerjaan yang saya lakukan. Baik itu hal kecil maupun hal besar. Tuhan tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepadanya.

Pada suatu hari saya kehilangan barang yang menurut saya berharga kemudian saya mencarinya, terus mencari, tetapi saya tidak menemukannya sampai hampir kehilangan sukacita. Tetapi tuhan memanggil saya dengan suaranya yang tenang dan lembut mengatakan "percayalah kepadaku", lalu saya berkata "Tuhan aku mempercayaiMu bahwa engkau adalah sumber pengarapanku!". Lalu saya mulai berhenti mencarinya dan mencoba untuk tenang. Kemudian ketika saya ingin mengambik sesuatu saya menemukan barang itu. Mungkin kejadian itu dapat dikatakan kebetulan tapi saya percaya hal itu bukan kebetulan.

Teman-teman saya ingin memberi tahu bahwa saat kita memiliki masalah, bawalah masalah kita kepada Tuhan dan mempercayainya. Disaat kita sepenuhnya berharap kepada Dia, Tuhan pasti akan menolong dan tidak akan tinggal diam. Juga kita harus terus menjaga hubungan kita dengannya pasti sukacita melimpah-limpah. Tuhan Yesus adalah sahabat saya dan juga sahabat teman-teman, dan sahabat kita semua.

I TRUST U GOD !

Rabu, 27 Januari 2010

A Winner !

Seorang pemenang adalah orang yang berani menghadapi kehidupan ini. Pemenang adalah orang yang tidak pernah menyerah. Pemenang adalah orang yang dapat menahan diri. Pemenang adalah orang yang siap. Pemenang adalah orang yang dapat menguasai kata-katanya, pikirannya, sikapnya. Pemenang adalah orang yang melakukan kebenaran.

Tuhan menciptakan kita adalah untuk menang!. Kita semua memiliki apa yang dibutuhkan untuk mencapai takdir kita. Tuhan tidak pernah menciptakan orang yang gagal. Tuhan adalah maha sempurna. Kita semua sudah diberi kuasa untuk menang!.

Untuk mendapatkan sebuah kemenangan kita harus disiplin. Disiplin adalah harga utama seorang pemenang. Untuk menjadi disiplin kita harus konsisten dan bersedia berkorban untuk kenikmatan kita. Kita harus disiplin dalam waktu, perkataan, sikap, sopan santun, berdoa, baca Firman Tuhan, baca buku dan kegiatan yang kita jalani.

Seorang pemenang juga memiliki sikap antusiasme dan penuh sukacita. Kita harus mengawali hari dengan sukacita untuk menang, dan untuk mendapatkan yang terbaik dari Tuhan.

Seorang pemenang adalah peka terhadap sebuah kesempatan. Dengan kita disiplin kita pasti selalu siap, jadi, ketika kesempatan datang kita siap dan kita tidak akan berkata 'tidak!'. Anak Tuhan semuanya adalah pemenang, pemenang sejati !.

~Tidak Ada Kemenangan Tanpa Pengorbanan~

Ini adalah salah satu ayat favorit saya karena di dalam ayat ini terkandung kemenangan jika kita melakukannya, cukup sabar dan menguasai diri ^^
Amsal 16:32 Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya melebihi orang yang merebut kota.